IMPAS
Wahai penguasa
negeri melarat
Kesinilah
temani aku
Risihlah dengan keadaan
Jangan biarkan otak mu sadar
Memudarlah dengan ku
Pekalah pada titik nista
Sadarilah kesamaan
Bukan kau yang bersih
Buka aku yang kotor
Kita keduanya
Satu dalam dua mungkin
Hei kau tak kenal siapa aku
Tak sepantasnya kau meragu
Aku diam kau berleha-leha
Aku bergerak kau beralibi
Aku menangis kau menangis
Aku tertawa kau tetap menangis
Kita impas dalam keadaan
Penulis : Nor hidayat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar